Usai Anak Krakatau, Ada Erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat

Daftar Isi

Jakarta, verdiincontri Indonesia

—

Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Minggu (6/9) pukul 04.55 WIT.

Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat tinggi kolom letusan mencapai sekitar 400 meter di atas puncak atau sekitar 1.725 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut.

”

Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Minggu, 06 September 2026, pukul 04:55 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 400 m di atas puncak (± 1725 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 15 mm dan durasi 35 detik

,” demikian Badan Geologi dalam rilisnya, Minggu (6/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 15 milimeter dan durasi 35 detik.

PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu serta wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.

Larangan juga berlaku pada perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi hujan abu. Jika terjadi hujan abu, warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan pelindung hidung dan mulut berupa masker serta kacamata untuk melindungi mata.

(asa)

Baca lagi: Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Baca lagi: Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga Banten Diimbau Pakai Masker

Baca lagi: Cuma 300 Unit, Helm Gigas x Jecovox The Sun Bisa Didapat di Transmart

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: