
Jakarta, verdiincontri Indonesia
—
Tentara Nasional Indonesia (TNI) membuka kesempatan untuk merekrut
suku-suka Dayak
pedalaman untuk menjadi prajurit TNI.
Pembahasan itu dibahas saat rapat Presiden Republik Indonesia
Prabowo Subianto
dengan tiga menteri dan Panglima TNI serta para Kepala Staf Angkatan di kediamannya di Hambalang pada Sabtu (29/8) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri-menteri yang hadir di Hambalang di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya.
“Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo meminta perkembangan mengenai beberapa hal antara lain, penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI, penanganan beberapa bencana antara lain pascagempa bumi di Flores, erupsi Gunung Merapi, serta penanganan Kebakaran Hutan Lahan di Indonesia khususnya Kalimantan dan Sumatra,” demikian pernyataan dari Seskab RI, dikutip dari akun Instagram Seskab RI.
“Presiden ingin edukasi terkait bahaya pembakaran hutan diberikan para Babinsa di desa kepada warga untuk sama-sama menjaga hutan dan lahan kita bersama,” lanjut pernyataan tersebut.
[Gambas:Instagram]
(bac)
Baca lagi: Pemilihan Ketua Umum Baru PBNU Dipastikan Pakai Metode AHWA
Baca lagi: FOTO: Menghidupkan Lagi Pertarungan Gladiator Romawi Kuno di Kroasia
Baca lagi: Purbaya Incar Pajak 40 Perusahaan Baja, Potensi Capai Rp5 T


