Hujan Deras, Empat Kecamatan di Nias Barat Terendam Banjir

Daftar Isi

Medan, verdiincontri Indonesia

—

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten

Nias Barat

, Sumatera Utara, pada Minggu (6/9) menyebabkan Sungai Lahomi dan Sungai Moro’o meluap. Akibatnya empat kecamatan terendam

banjir

dengan ketinggian hingga sekitar 100 sentimeter.

Kabid Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan empat kecamatan yang terendam banjir antara lain Kecamatan Lahomi, Kecamatan Mandrehe, Kecamatan Mandrehe Barat dan Kecamatan Sirombu.

“Banjir terjadi pada Minggu, 6 September 2026 akibat intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Nias Barat, debit air sungai Lahomi dan sungai Moro’o meluap dan mengakibatkan banjir di beberapa wilayah,” ujarnya, Senin (7/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebutkan banjir merendam sejumlah rumah warga. Selain permukiman, banjir juga merusak lahan pertanian masyarakat, termasuk sawah dan jaringan irigasi.

“Akses jalan yang digunakan masyarakat di beberapa titik turut mengalami kerusakan akibat banjir. Kondisi tersebut berpotensi menghambat aktivitas warga, terutama di wilayah yang terdampak genangan dan kerusakan infrastruktur,” urainya.

Menurutnya dari data sementara, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. BPBD juga melaporkan belum terdapat warga yang mengungsi.

“Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui BPBD telah melakukan asesmen dan survei ke sejumlah lokasi yang terdampak banjir. Petugas juga berkoordinasi dengan masyarakat serta pihak terkait untuk mengetahui kondisi terkini dan kebutuhan penanganan di lapangan,” urainya.

Sementara itu, BPBD Provinsi Sumatera Utara terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Nias Barat terkait penanganan bencana, termasuk memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak.

“BPBD Kabupaten Nias Barat hingga Senin (7/9) masih melakukan pemantauan dan penanganan sesuai kondisi di lapangan. Kami imbau masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak untuk tetap waspada, mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih dapat meningkatkan debit sungai dan menyebabkan banjir kembali meluas,” paparnya.

(fnr/isn)

Baca lagi: Kata-kata Janice Tjen usai Kalah dari Aldila di US Open 2026

Baca lagi: Hujan Deras, Empat Kecamatan di Nias Barat Terendam Banjir

Baca lagi: Kenapa Abu Vulkanis di Bodi Mobil Tak Boleh Langsung Dilap?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: