Gunung Sinabung Erupsi dan Naik Status Siaga, Bobby Keluarkan Perintah

Medan, verdiincontri Indonesia

—

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution mengimbau masyarakat agar tetap waspada usai

Gunung Sinabung

di Kabupaten Karo, erupsi dengan ketinggian kolom abu sejauh 3.500 meter di atas puncak pada Senin (31/8) pagi.

Status gunung itu pun telah dinaikkan dari Waspada (Level II) jadi Siaga (Level III) pascaerupsi tersebut.

“Saat ini sudah level III, Siaga, kami dari provinsi tentunya mengimbau masyarakat tetap waspada, hati hati, terutama tentang kesehatan dan keamanan di jalan,” kata Bobby Nasution, Medan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebutkan Pemprov Sumut telah membawa 15 ribu masker untuk dibagikan kepada masyarakat yang terdampak guyuran abu vulkanik.

Mobil pemadam kebakaran juga disiagakan untuk membersihkan tumpukan abu vulkanik.

“Kami dari pemerintah provinsi tadi siang begitu erupsi sudah membawa 15 ribu masker dan juga tadi sama Pak Bupati akan stanby damkar untuk membersihkan titik-titik krusial debunya agar tidak terlalu menumpuk,” ujarnya.

Untuk kegiatan belajar, kata Bobby, belum diliburkan karena masih memantau kondisi terbaru. Jika aktivitas Gunung Sinabung terus meningkat, bakal diterapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Kita lihat satu hari ini, kalau misalnya debu memang mengarah seluruhnya ke Berastagi, tidak diliburkan, tapi dibuat pembelajaran jarak jauh,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Karo Antonius Ginting menyebutkan radius 4,5-5 kilometer dari kawah Gunung Sinabung sudah dilarang untuk beraktivitas. Hingga saat ini, tercatat belum ada pengungsi.

“Untuk radius 4,5 sampai 5 kilometer sudah dilarang untuk beraktivitas, belum (ada pengungsi),” sebut Antonius Ginting.

Sebelumnya, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara erupsi pada Senin (31/8) sekitar pukul 10.17 WIB. Tinggi kolom abu teramati mencapai 3.500 meter di atas puncak atau 5.960 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi sementara ini kurang lebih 1 jam 1 menit 48 detik.

Diketahui, Gunung Sinabung erupsi terakhir kali mengalami erupsi pada Tahun 2022.

(fnr/kid)

Baca lagi: Totalitas PNM Dampingi Nasabah Mekaar Pascakebakaran Desa Sade, Lombok

Baca lagi: Bos OJK Buka Suara soal Terpilihnya Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

Baca lagi: 5 Minuman Pelancar BAB Anak Ini Bisa Bantu Atasi Sembelit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: