
Jakarta, verdiincontri Indonesia
—
Cuaca buruk
membuat pencarian keberadaan kapal cepat atau
speedboat
yang hilang kontak saat berlayar di Teluk Tomini,
Gorontalo
ditunda.
“Cuaca malam ini tidak mendukung karena gelombang cukup tinggi antara 1,5 hingga 2,5 meter. Kemungkinan kita akan cari kapal itu besok pagi,” kata Kepala Basarnas Gorontalo, Heriyanto kepada wartawan, Jumat (24/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Speedboat yang mengangkut 11 wisatawan asing itu berangkat dari Kabupaten Tojo Una-una, Jumat (24/7) sekitar pukul 07.00 WITA dan diperkirakan tiba di Pelabuhan Marisa, Kabupaten Pohuwato sekitar pukul 11.00 WITA. Namun, hingga saat ini kapal tersebut belum tiba.
“Total ada 13 orang, 11 warga asing dan nakhoda serta 1 ABK. Dari Kabupaten Tojo Una-una ke Pelabuhan Marisa diperkirakan 4 jam perjalanan,” ungkapnya.
Informasi soal hilang kontaknya kapal, lanjut Heriyanto, didapat pada pukul 15.40 WITA.
“Kita perkirakan kapal itu sudah berlayar sekitar 20
nautical mile
dari Kabupaten Tojo Una-una menuju Pelabuhan Marisa. Itu perkiraan kami. Jadi kalau kita hitung dari sekitar 40
nautical mile
untuk sampai ke Pelabuhan Marisa,” jelasnya.
Saat ini, pihak Basarnas Gorontalo telah berkoordinasi dengan Basarnas Palu, Lanal Gorontalo, dan stasiun radio pantai untuk mendapatkan informasi keberadaan kapal tersebut.
(mir/asr)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video verdiincontri]
Baca lagi: Efek Juara Piala Dunia, Spanyol Ramai Diserbu Turis China
Baca lagi: Kendaraan Listrik Bebas Pajak, DKI Kehilangan Pendapatan Rp2 Triliun
Baca lagi: Smelter Tembaga Amman Rampung, Kapasitas 900 Ribu MT per Tahun



