Banten Terapkan PJJ 3 Hari Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Daftar Isi

Serang, verdiincontri Indonesia

—

Aktivitas sekolah di

Banten

resmi diliburkan tiga hari dampak dari abu vulkanik

erupsi Gunung Anak Krakatau

di Selat Sunda yang tersebar hampir merata di provinsi tersebut.

Aktivitas belajar di sekolah ditiadakan mulai Senin 7 September  sampai Rabu 9 September 2026. Gantinya, para siswa wajib melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di rumah demi keamanan dan keselamatan bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Dindikbud Provinsi Banten mengalihkan sementara aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ),” ujar Andra Soni, Gubernur Banten, Senin, (7/9).

Pemprov Banten juga sudah bersurat ke seluruh kabupaten dan kota di wilayahnya, agar menerapkan PJJ bagi seluruh tingkat pendidikan, karena sebaran debu vulkanik dan kualitas udara yang mengkhawatirkan bagi kesehatan.

“Kita sudah berkoordinasi untuk dilakukan PJJ selama tiga hari,” terangnya.

Libur sekolah dan belajar jarak jauh bisa diperpanjang melihat kondisi sebaran abu vulkanik dan kualitas udara.

Pemprov Banten akan meminta penilaian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD, PVMBG, hingga Dinkes, terkait kualitas udara, apakah memungkinkan untuk melakukan pelajaran di sekolah atau tetap diliburkan.

“Untuk saat ini PJJ kami berlakukan selama tiga hari. Nanti akan kami evaluasi lebih lanjut melihat kondisi di lapangan, apakah perlu diperpanjang atau tidak,” ujar Jamaluddin, Kepala Dindikbud Banten, Senin.

(ynd/wis)

LIHAT SEMUA

Baca lagi: BGN Setop Sementara Pemberian MBG ke Sekolah Terapkan PJJ Imbas Erupsi

Baca lagi: Banyak Bandara Ditutup, Ini Bahaya Abu Vulkanik untuk Pesawat

Baca lagi: Imbas Erupsi Anak Krakatau, Vonis Bupati Bekasi dan Ayahnya Ditunda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: