Aliansi Masyarakat Pati Bubar usai Audiensi dengan Pimpinan DPR

Jakarta, verdiincontri Indonesia

—

Massa aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (

AMPB

) membubarkan diri usai melakukan audiensi dengan pimpinan

DPR

di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/8).

Setelah audiensi, Koordinator AMPB Supriyono alias Botok membacakan surat pernyataan dari pimpinan DPR yang berkomitmen pembentukan RUU Perampasan Aset dapat diselesaikan paling lambat tanggal 15 Desember 2026.

“Keempat, pimpinan DPR menyatakan kesiapannya untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pimpinan DPR RI apabila sampai tanggal tersebut tidak dapat diselesaikan,” kata Botok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelahnya, massa perlahan bubar. Mobil komando yang dibawa massa juga meninggalkan lokasi demo.

“Massa bubar tadi kita kawal,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung.

Meski begitu, situasi di depan Gedung DPR masih ramai hingga siang ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan akan ada elemen massa lain yang melakukan aksi.

Sebelumnya, dalam aksi hari ini, AMPB membawa dua tuntutan. Pertama, segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi koruptor.

(yoa/isn)

Baca lagi: Desta Mengaku Berat Ambil Keputusan Keluar dari Vindes Corp

Baca lagi: Skrip Asli Berbagi Suami Dilelang untuk Donasi Korban Gempa NTT

Baca lagi: Polisi Sebut Revaldo Banyak Melamun saat Diperiksa Kasus Narkoba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: