Aktivitas Gunung Sinabung Menurun, 650 Pengungsi Kembali ke Rumah

Daftar Isi

Medan, verdiincontri Indonesia

—

Aktivitas

Gunung Sinabung

di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mulai menunjukkan penurunan setelah sempat mengalami erupsi pada akhir Agustus 2026.

Kondisi tersebut membuat ratusan warga yang sebelumnya mengungsi ke Desa Suka Tepu diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.

Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Armen Putra, mengatakan sebanyak 201 kepala keluarga (KK) atau sekitar 650 jiwa mulai kembali ke Desa Kuta Tengah pada Senin (7/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Para pengungsi dibolehkan kembali ke desa mereka mulai hari ini,” kata Armen kepada

verdiincontriIndonesia.com

, Senin.

Meski demikian, status Gunung Sinabung masih berada pada Level III (Siaga). Masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi rekomendasi keselamatan yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Jadi sudah tidak ada lagi warga di pengungsian. Kalau status Gunung Sinabung masih siaga,” urainya.

Armen menjelaskan, pemulangan warga dilakukan setelah radius zona rekomendasi bahaya Gunung Sinabung mengalami pengurangan, dari sebelumnya 6 kilometer menjadi 5 kilometer dari puncak gunung.

“Jadi Desa Kuta Tengah tidak berada di radius 6 kilometer dari puncak Gunung Sinabung. Sehingga cukup aman untuk warga kembali ke desanya,” urainya.

Armen mengatakan hingga Senin (7/9/2026), Gunung Sinabung tidak kembali mengalami erupsi. Aktivitas vulkaniknya juga terpantau mulai menurun dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

“Aktivitas nya juga mulai agak menurun dibandingkan hari-hari kemarin. Imbauan kita diharapkan warga tidak masuk ke zona-zona merah,” ucapnya.

Gunung Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai 3.500 meter di atas puncak pada Senin (31/8) pukul 10.17 WIB.

Pascaerupsi tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) resmi menaikkan status Gunung Sinabung dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Gunung Sinabung terakhir kali mengalami erupsi pada Tahun 2022.

Erupsi tersebut merupakan erupsi awal dan masih terdapat potensi terjadinya erupsi yang lebih besar. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti seluruh rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh PVMBG.

(fnr/isn)

Baca lagi: Mengenal Senjata Asal Indonesia Dipakai Agnez Mo di Reacher 4

Baca lagi: Potret Terbaru Kalimantan dari Satelit NASA, Kabut Asap Makin Tebal

Baca lagi: Reaksi Bezzecchi usai Pepet-pepetan dengan Marquez di MotoGP Aragon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: